Oleh: zoudib | 18 Juni 2009

Debat Capres I Pemilu Presiden 2009

Debat calon presiden I untuk pemilu presiden 2009 baru saja selesai digelar. Peserta debat yaitu capres Megawati, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Jusuf Kalla (JK) saling mengemukakan pendapatnya dan rencana program kerjanya menyangkut beberapa isu nasional yang sedang menghangat.

Ada hal yang menarik ketika memasuki sesi ke 3 dimana setelah satu peserta mendapat kesempatan menjawab pertanyaan moderator, 2 peserta lain boleh menanggapi. Ketika selesai menjawab pertanyaan tentang slogan “Lebih cepat lebih baik” terkait dengan hubungannya dengan permasalahan bangsa, penjawab pertama di sesi 3 ini, JK, mendapat tanggapan Megawati dengan ucapan sindiran bahwa penjelasan JK hanya sekedar mempertahankan slogannya. Ini berbeda dengan SBY yang memberikan tanggapan positif dengan cenderung ‘setuju’ dengan JK dan sedikit menambahkan. Pada kesempatan pertanyaan ke 2 (untuk Megawati,) kedua capres lain memberikan tanggapan  positif ‘setuju’ -sebagai bentuk kesan santun, mungkin-, walaupun sedikit menambahkan poin-poin tertentu. Setelah ke 2 capres memberikan tanggapan, Megawati kembali berkomentar dengan ucapan kurang lebih “semuanya  kok jadi mengikuti saya” disambut tawa penonton. Kemudian setelah giliran SBY menjawab, JK juga menanggapi positif ‘setuju’ dengan sedikit menambahkan. Kali ini Megawati menanggapi dengan komentar kurang lebih, “Karena semuanya saling setuju ya saya jadi setuju saja…”.

Memang dari debat ini, selain visi misi dan wawasan kepemimpinan calon, bisa dinilai juga sopan santun dan etika berbicara dari masing-masing capres. Dan masyarakat yang menonton tv saat itu Metro TV atau Trans TV tentu bisa menilai mana diantara capres yang lebih unggul dalam hal ini.

Ada beberapa kemasan yang dipakai stasiun TV swasta yang menyiarkan acara tersebut. Metro TV melakukan polling langsung setelah usainya debat kepada sejumlah orang yang diundang ke studio mereka yang dijelaskan sebagai wakil netral dan bukan pesanan. Hasilnya cukup mengejutkan dimana pasangan SBY-Budiono unggul sangat jauh hingga 70-80% pemilih, mengungguli pasangan lain. Hal ini berbeda dengan polling sms detik.com hingga pukul 23.33 18 Juni 2009 dimana Mega-Pro 31,9%, SBY-Bud 26,91% dan JK-Win unggul 41,19%.

Menilik detik.com, debat capres perdana malam ini dinilai baik oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Menurut SBY, jalannya debat tidak harus saling menyerang seperti di Amerika Serikat (AS). “Tidak seharusnya mirip di Amerika serikat, karena ini adalah budaya kita,” kata SBY usai debat di Studio Trans TV, Jl Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2009). SBY menilai, konsep debat yang santun membuka wacana di masyarakat tentang sosok pemimpinnya. Solidaritas dan substansi masing-masing tetap bisa dijaga tanpa harus saling menyerang. “Tidak harus seperti di luar negeri,” tutupnya.

Menilik detik.com, calon Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta publik untuk menilai setiap pasangan capres yang tampil dalam debat perdana malam ini. Termasuk soal siapa capres yang lebih unggul. “Masyarakat yang akan menilai,” kata JK usai acara debat di Studio Trans TV, Jl Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (18/6/2009). JK juga menilai konsep acara debat sudah cukup baik. Tidak ada upaya dari para capres untuk saling menyerang dan menjatuhkan. “Anda lihat sendiri kan, semuanya berjalan baik,” ucapnya. Senada dengan JK, cawapres SBY, Boediono juga menilai acara debat sudah berlangsung cukup baik. Sikap saling menghormati selama debat berlangsung, bisa jadi contoh budaya kepemimpinan yang santun. “Pokoknya semuanya bagus,” tegasnya.

Yaah, siapapun pilihan anda dan siapapun yang akan terpilih menjadi presiden nantinya, semoga Indonesia tetap tenang dan bersatu dalam kedamaian. Dan semoga pemilu presiden 2009 ini menghasilkan pemimpin 5 tahun ke depan yang terbaik untuk kemajuan bumi pertiwi Indonesia. Amiin.

(sumber tambahan: detik.com, metrotvnews.com)


Responses

  1. Biar seru, dibikin kayak luar negeri saja kan enak buat tontonan… hehe2

    • yuuk setuju, asalkan bantah-bantahannya kalaupun ada yang rasional dan sopan, ga cuma saling serang tanpa dasar😆

  2. memang harus rasional dan pake dasar. kejelekan diri wajar jika ditutupi.
    Lalu, apakah mereka yang menutupi kejelekan diri bisa dikatakan lebih jujur daripada yang tidak menutupi?
    Mungkin ada yang salah penilaian pada seseorang.terkadang itu sangat menyakitkan bagi yang dinilai.mereka makin terpojok.tapi, nanti ada waktu yang membuat kita tahu mana yang benar.smg qt dlm petunjuk Allah.

  3. satu pertanyaan pak…
    Pilih suasana terjaga karena ada yang ditutupi atau suasana sedikit rame tapi apa adanya (jujur)?
    luv U🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: