Oleh: zoudib | 13 Agustus 2009

Tentang sepertiga awal, tengah dan akhir Romadhon

Mungkin sebagian dari kita memahami salah satu keutamaan Ramadhan, yaitu bulan ini dibagi atas tiga bagian, dimana sepertiga awal adalah rahmat, sepertiga tengahnya adalah ampunan, dan sepertiga akhirnya adalah pembebasan dari api neraka.

Ternyata pembagian seperti ini keliru.

Dasar:

“Artinya : Awal bulan Ramadhan merupakan rahmat, sedang pertengahannya merupakan magfhiroh (ampunan), dan akhirnya merupakan pembebasan dari api neraka”. [Riwayat : Ibnu Abi Dunya, Ibnu Asakir, Dailami dll. dari jalan Abu Hurairah]

Hadits ini adalah DLAIFUN JIDDAN (sangat lemah). Kitab Rujukan: Dla’if Jamius Shagir wa Ziyadatihi no. 2134, Faidhul Qadir No. 2815. Sumber: AlManhaj.co.id

Kesimpulan:

Marilah kita tidak berputus asa dari rahmat dan ampunan Allah Subhanahu wa ta’ala, kapanpun dan dimanapun. Memahami Ramadhan dengan membaginya atas tiga bagian seperti hadits lemah di atas justru merugikan diri kita sendiri, karena seolah-olah bila kita tiba di awal Ramadhan maka kita harus menunggu hingga akhir bulan untuk memohon ampunan. Mari memohon ampunan Allah Subhanahu wa ta’ala dengan segera, dari mari berdoa agar dijauhkan dari api neraka sepanjang waktu, baik selama Ramadhan maupun di luarnya. Wallahu a’lam.


Responses

  1. saya suka blog zoudib
    teruslah berkarya

  2. pertanyaan yang bagus adalah
    mengapa puasa?

    nice blog.
    salam hangat.

    • @mas adi isa

      wah kedatangan tamu kehormatan neh..
      kenapa puasa?? klisenya adalah, setidaknya sebagai pengingat bagaimana rasa lapar, haus, menjauhi yg haram bahkan yg halal di siang hari. Juga bagaimana bersabar dengan kekurangan rejeki, walaupun kita sebenarnya tidak demikian🙂

      tapi yang pasti sebagaimana semua tahu, “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa” QS2:183

      salam hangat,
      zoudib

      • wow..keren..
        sungguh briliant

        saya tambahkan juga, dalam ilmu tasawuf, kenapa puasa?
        karena puasa itu bagian dari sifat tuhan.

        salam hangat.

  3. mantep pak ustadz..

    • pak herr

      ustad opo to paaaakk???
      repost ini namanya hehehe

      turnuwun pak

  4. Bagaimana dgn yg berpikir puasa hanya untuk memenuhi kewajiban yg diperintahkan ALLAH SWT

  5. mas tri alumnus majelis ilmu Pogung?
    atau “jebolan” pogung? artinya bisa jadi beda.
    kalau saya bkn alumnus, alias belum lulus.
    salam buat mas tri

    • @mas again

      salam kenal. darimana nama “tri”?? setahu saya tidak ada publikasi nama itu di blog ini.
      yang jelas bukan “alumnus”, tapi dulu memang pernah sesekali menimba ilmu di majelis mulia Masjig Pogung Raya

      sekian & terimakasih,
      salam
      zoudib

  6. maaf kalau terlalu bercanda… untuk menyambung silaturrahim…
    Biar comment jd banyak.lalu situs mas lbih muncul di search engine.trus dpt kenalan bnyak.cahaya surga…

    • @mas again

      terimakasih mas sudi mampir di gubug reyot zoudib ini. salam kenal selalu. tapi pertanyaan lagi, darimana tahu istilah “cahaya surga”???

      salam,
      zoudib

  7. terima kasih atas ilmunya Mas, sangat bermakna bagi kami tulisannya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: